Bahasa Inggris, Benarkah Menjadi Bahasa yang Paling Dikuasai Gen Z?
Author: Rumaisha Aulia Tsabita
Bahasa Inggris, Benarkah Menjadi Bahasa yang Paling Dikuasai Gen Z? — dikarenakan kemajuan teknologi dan globalisasi telah membuka batasan-batasan untuk berinteraksi dengan orang dari luar negara kita, oleh karena itu bahasa menjadi komponen paling penting yang dapat digunakan dalam berkomunikasi, terutama bahasa Inggris yang telah ditetapkan sebagai bahasa internasional.
Gen Z lahir pada rentang tahun 1997 sampai 2012 tumbuh di era ketika teknologi telah berkembang pesat dan akhirnya kemampuan berbahasa Inggris mereka meningkat pesat dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Buktinya, pada media sosial, gen z mendominasi dalam mengoperasikan media sosial dengan menggunakan bahasa Inggris. Lantas, bahasa Inggris, benarkah menjadi bahasa yang paling dikuasai Gen Z?
Berikut Beberapa Alasan Mengapa Gen Z Cenderung Menguasai Bahasa Inggris dalam Penggunaan Sehari-hari.
Baca juga: 10 Cara Cepat Belajar bahasa Inggris di Rumah
Globalisasi
Globalisasi menjadi gerbang utama dominasi bahasa Inggris pada Gen Z. Dunia yang terhubung oleh teknologi, ditambah lagi dengan eksistensi media sosial, dan juga Gen Z yang tumbuh dan aktif dalam perkembangan tersebut mempermudah pertukaran bahasa dan budaya melalui kegiatan yang saling berkaitan. Sedangkan bahasa Inggris selaku bahasa universal banyak digunakan dalam menunjang kegiatan di dunia yang saling terhubung ini. bahasa Inggris untuk bisnis, politik, hiburan, dan media sosial mendorong Gen Z untuk beradaptasi dan membiasakan diri dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris di masa kini.
Media Sosial
Media sosial menjadi wadah yang mempertemukan banyak orang dari berbagai macam dunia. Sedangkan Gen Z sendiri adalah pengguna aktif media sosial, mereka memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dan membangun relasi dengan teman-teman dari berbagai belahan dunia, mengikuti trend dan berita global, serta mencari hiburan di media sosial. Oleh karena itu gen z lebih aktif menggunakan bahasa Inggris.
Kesempatan Karier
Bahasa Inggris yang telah mendunia dan mendominasi, ditambah lagi dengan dukungan globalisasi, membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi. Tidak hanya di dalam negeri tapi juga kesempatan untuk bekerja di luar negeri baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, masa pandemi yang sempat singgah melahirkan istilah dan mengadaptasi metode kerja baru bernama work from home atau wfh yang tidak mengharuskan pekerjanya datang ke kantor dan freelance yang metode bekerjanya dibayar sesuai projek yang dikerjakan. Tentunya, bekerja dengan perusahaan luar negeri kini merupakan hal yang tidak mustahil untuk dilakukan. Maka dari itu, bahasa Inggris juga sangat diutamakan.
Pendidikan
Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran yang ditetapkan dalam dunia pendidikan, bahkan pada jenjang sekolah dasar. Hal ini mengakibatkan Gen Z yang semakin tidak asing lagi dengan bahasa Inggris. Ditambah akses pendidikan masa kini yang kian dipermudah, belajar bahasa Inggris bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
Konten Global
Konten global dapat dengan mudah beredar di media sosial. Di sisi lain, Gen Z yang dengan masif menggunakan media sosial kerap kali mengkonsumsi konten-konten berbahasa Inggris. Konten-konten ini memang dipertunjukan untuk audiens yang lebih luas. Tentunya pemilihan bahasa untuk konten ini adalah bahasa Inggris. Hal ini membuat Gen Z semakin terbiasa dengan bahasa Inggris.

Mengapa Harus Bahasa Inggris?
Selain alasan-alasan yang menjadi latar belakang dari Gen Z yang mumpuni bercakap bahasa Inggris dengan luwes, pernahkan terpikirkan mengapa bahasa Inggris? Kenapa tidak bahasa lain?
Hal ini dikarenakan bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa tertua yang ada di dunia, berasal dari Britain sejak abad ke-8. Selain itu kaum pengguna bahasa Inggris jaman dulu sebagian besar merupakan negara-negara kolonial yang gemar mengeksplorasi dan menginvasi suatu daerah baru. Dari situ, bahasa Inggris diperkenalkan dan bagi negara yang pernah dijajah untuk waktu yang lama, secara alami akan mengadaptasi bahasa Inggris ke dalam bahasa mereka atau menjadikannya sebagai bahasa kedua mereka. Terlebih lagi, bahasa Inggris adalah bahasa yang produktif, setiap tahunnya bahasa Inggris mampu terus menghasilkan kosa kata sekitar 8000 kata. Karena kosa kata yang produktif ini bahasa Inggris terus menerus bertambah kuat dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Tentunya, Gen Z memandang hal tersebut sebagai sebuah peluang. Bahwasannya bahasa Inggris yang semakin meluas penggunaannya akan semakin berguna di masa depan sebagai bahasa yang digunakan baik dalam kepentingan pekerjaan maupun dunia hiburan.
Berdiskusi lebih lanjut tentang produktivitas bahasa, nyatanya jika dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Kosa kata yang dimiliki bahasa Inggris saat ini telah mencapai 1 juta lebih, sedangkan berdasarkan KBBI terbaru, Bahasa Indonesia hanya 91 ribu.
Baca selengkapnya tentang Cara Sukses Meraih Beasiswa Internasional dengan Menguasai bahasa Inggris melalui Platform EdTech seperti Schoters
Gen Z Menjadi Pilar Produktivitas bahasa Inggris
Slang words tidak dapat dipisahkan dari media sosial. Hal ini karena bahasa media berbeda jika dibandingkan dengan bahasa lisan dan bahasa tulis. Hal ini dikarenakan efisiensi dalam mengetik, efektivitas dalam penyampaian informasi dan bagaimana cara memperkaya bahasa dan variasi kata untuk menunjukkan emosi yang sesuai dalam bahasa media sosial. Seringkali Gen Z menggunakan emoji dan emoticon untuk mengekspresikan perasaannya. Ada pula bahasa gaul yang diserap dari bahasa sehari-hari dalam bentuk singkatan atau istilah baru. Contohnya adalah sebagai berikut:
-
FYI
FYI memiliki kepanjangan sebagai for your information, artinya dalam Bahasa Indonesia secara literal adalah “untuk informasimu.” Bahasa slang ini biasa digunakan ketika kita ingin menyampaikan suatu informasi kepada lawan bicara yang kita yakini belum diketahui oleh lawan bicaranya.
Contoh percakapannya adalah:
“Eh! Fyi kita gaboleh makan sayur yang digoreng, loh!”
Penggunaan fyi di sini hampir sama dengan penggunaan, “asal kamu tau, kalau…”
-
LOL
LOL atau laugh of loud memiliki arti dalam Bahasa Indonesia untuk menggambarkan suasana lucu dimana kita tertawa. Konteksnya sama dengan penggunaan bahasa gaul “WKWKWK” atau “ngakak” dalam Bahasa Indonesia. Ada pula versi lain dari LOL ini adalah LMAO atau Laugh My As* off.
-
TMI
TMI disini bukan Taman Mini Indonesia, melainkan Too Much Information, atau dalam Bahasa Indonesianya berarti terlalu banyak informasi. Bahasa ini biasanya digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang mengungkapkan terlalu banyak informasi yang tidak terlalu penting.
Contoh penggunaannya adalah:
“Tau gak sih, aku hari ini belum mandi, loh!”
“Apa, deh! TMI banget?” hal ini menjelaskan bahwasannya apa yang dikatakan oleh lawan bicara memuat suatu informasi yang tidak dibutuhkan oleh pembicara.
-
Spill the tea
Istilah ini digunakan untuk meminta bocoran bahan gosip yang sedang ramai diperbincangkan, bukan berarti menumpahkan teh.
Contoh penggunaan kata ini adalah:
“Eh, spill yang lagi rame kemarin itu, dong! Maksudnya soal roti 400 ribu itu apa, sih? Bisa tolong jelasin ngga?”
-
Healing
Arti healing di sini adalah jalan-jalan, bukan penyembuhan dalam arti literal Bahasa Indonesia. Healing biasa digunakan untuk mendeskripsikan kegiatan jalan-jalan setelah hari yang melelahkan. Hal ini dikarenakan Gen Z melek terhadap mental health dan healing menjadi bentuk untuk memperbaiki kesehatan mental. Untuk penggunaannya kata ini adalah:
“Yuk healing ke jogja, capek nih!”
Selain kata-kata di atas, ada pula rizz untuk mendeskripsikan sesuatu yang centil, pick up line istilah untuk gombalan, IJBOL atau I Just Burst of Laughing, CMIIW atau Correct Me If I Was Wrong, ASAP atau As Soon as Possible, TBH atau To Be Honest, OTW dan OMW yang berarti on the way atau on my way, IMO atau In My Opinion, dan masih banyak lagi. Bahasa-bahasa ini dikategorikan sebagai hasil dari produktivitas bahasa Inggris yang sebagian besar masuk ke dalam kamus bahasa Inggris. Bahasa-bahasa ini dibuat oleh Gen Z untuk mempersingkat tulisan, namun nyatanya beberapa diantaranya juga digunakan di bahasa sehari-hari seperti salty, fit check, bestie, bro, chill, legit, OMG, dan masih banyak lagi.
Baca selengkapnya mengenai: Apa Itu Tone Deaf - Istilah yang Ramai Dibicarakan Netizen
Gen Z tentunya sudah sangat familiar dengan kata-kata di atas. Malahan, pada masa kini, bagi mereka-mereka yang tidak tahu, akan dianggap kuno dan ketinggalan jaman. Hal ini dikarenakan pergeseran bahasa yang digunakan. Malah, kerap kali bagai mereka yang tidak dapat berbahasa Inggris atau mengetahui bahasa slang ini akan dianggap tidak pintar dan masih banyak lagi. Tentunya hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu belajar bahasa Inggris saat ini merupakan suatu kewajiban. Ketidakmampuan berbicara dan menggunakan bahasa Inggris di masa ini malah menjadi suatu hambatan yang krusial dikarenakan menutup kesempatan yang lebih luas. Jika tidak bisa berbahasa Inggris maka akan sulit berkomunikasi dengan warga asing dan membentuk relasi baru, bisa jadi juga terhambatnya bisnis karena perbedaan bahasa, tidak bisa mendapatkan kesempatan bekerja yang lebih luas karena kualifikasi bahasa yang tidak bisa dipenuhi dan masih banyak lagi. Oleh karena itu belajar bahasa Inggris menjadi sangat utama di era globalisasi ini.
Bagaimana cara belajar bahasa Inggris dengan efektif dan efisien dalam waktu singkat?
Transfer Akademi hadir untuk membantu pembelajaran bahasa Inggris Anda! Didukung dengan kurikulum pembelajaran yang disusun oleh pendidik berpengalaman, siap memberikan Anda pendidikan yang mendasar dan menyeluruh.
Belajar di Bimbel Bahasa Inggris Transfer Akademi! Program pembelajaran bahasa Inggris yang terjangkau dan tepercaya! Cukup membayar dengan Rp. 200.000 selama satu bulan, Anda akan mendapatkan program bimbingan belajar private secara intensif. Bimbel Belajar bahasa Inggris Transfer Akademi menyediakan proses pembelajaran secara tatap muka dan dalam jaringan untuk mempermudah proses belajar menyesuaikan kesibukan Anda! Terus belajar tanpa mengenal hambatan ruang dan jarak! Bersama Transfer Akademi Anda siap membuka kesempatan internasional untuk meraih mimpi dan cita-cita!
Tunggu apa lagi? Segera Hubungi contact person Transfer Akademi berikut!
WhatsApp admin @transferakademi: 082132372628
Website @transferakademi: www.transferakademi
Jangan lewatkan juga kelas bahasa Inggris gratis oleh Transfer Akademi!
Informasi selengkapnya, lihat di sini.

0 Comments