Preloader
img

Kesalahan Penerjemahan yang Mengubah Makna: Belajar dari Contoh Nyata

Penulis: Asti Ananta Adelia Faizah

 

Kesalahan penerjemahan yang mengubah makna — penerjemahan yang buruk akan menghilangkan kredibilitas informasi sumber yang menyediakannya. Kesalahan penerjemahan yang mengubah makna dapat bersifat menghina, meremehkan, dan tidak sesuai dengan budaya asli. Penerjemahan bukan hanya soal menerjemahkan kata per kata, tetapi juga tentang memahami konteks, budaya, dan nuansa yang melatari bahasa asli. Artikel ini membahas berbagai kesalahan penerjemahan yang dapat mengubah makna suatu teks secara signifikan dengan contoh-contoh nyata. 

Apa Saja Kesalahan Penerjemahan yang Dapat Mengubah Makna Suatu Teks?

Kesalahan ketik 

Kesalahan tipografi dapat mengakibatkan satu kata atau beberapa kata salah dalam pengejaan. Kesalahan tersebut seringkali berasal dari pengetikan yang terlalu cepat atau sebaliknya pada papan ketik. Terkadang kata yang salah eja adalah kata yang benar, namun karena salah pengejaannya akan mengubah arti dari kata tersebut. Misalnya kata asli  “see” menjadi “sea” serupa tapi memiliki arti berbeda. Adanya kesalahan dalam tipografi tersebut membuat makna kalimat akan berbeda dan tidak selaras. Kesalahan ketik lainnya seperti “necessary” diganti “neccesary,” “independent” menjadi “independant” juga mengakibatkan salah arti hingga penghinaan karena salah pengejaan. Hal-hal tersebut juga merupakan kesalahan penerjemahan yang mengubah makna.

Kesalahan tanda baca

Kesalahan tanda baca termasuk kesalahan penerjemahan yang sering terjadi bahkan dalam teks yang disiapkan oleh penerjemah berpengalaman. Hal ini disebabkan oleh aturan tanda baca yang ketat dan rumit sehingga sulit dihafal sehingga membutuhkan banyak intuisi linguistik. Dalam beberapa kasus tanda baca hanya dibahas secara sepintas yang membuat kita tidak mengetahui prinsip yang jelas. Kesalahan tanda baca mencakup spasi yang hilang atau spasi ganda, tanda koma, tanda dua titik, dan lain lain. 

Kesalahan ortografi, tata bahasa, dan sintaksis 

Kesalahan ejaan yang tidak dapat dianggap sebagai kegagalan mekanis semata, tetapi lebih berasal dari ketidaktahuan, infleksi yang salah, penggunaan artikel yang keliru misalnya “a” atau “the” dalam bahasa inggris atau “der,” “die” dan “das” dalam bahasa jerman, kesalahan dalam kesepakatan subjek-kata kerja, atau penerapan partisipel yang salah.

Kesalahan teknis

Dalam dokumen teknis, kesalahan dalam penerjemahan istilah teknis atau jargon spesifik bisa menyebabkan kesalahan dalam penggunaan atau pemahaman alat atau prosedur. Kesalahan ini bisa menyebabkan kerugian finansial, kerusakan produk atau masalah keselamatan. Contoh istilah seperti “torque” yang berarti “torsi” dalam teknik jika diterjemahkan secara salah bisa menyebabkan kerusakan mekanis atau kesalahan dalam proses teknis. Kesalahan ini dapat mempengaruhi keakuratan instruksi atau spesifikasi.

Kesalahan dalam penggunaan sinonim

Sinonim dapat memiliki konotasi atau tingkat formalitas yang berbeda. Menggunakan sinonim yang tidak sesuai dapat mengubah makna atau nada teks. Dalam bahasa Inggris, kata “talk” dan “converse” bisa dianggap sinonim, tetapi “converse” memiliki konotasi yang lebih formal. Terjemahan yang salah bisa mengubah tingkat formalitas dari teks. Kesalahan ini dapat mempengaruhi nada atau gaya teks, membuatnya tampak tidak sesuai dengan konteks atau audiens yang dituju.

Kesalahan dalam Nama dan Terminologi Khusus

Nama tempat, merek dagang, dan terminologi khusus sering kali tidak diterjemahkan tetapi disesuaikan atau dipertahankan. Kesalahan ini juga termasuk kesalahan penerjemahan yang mengubah makna atau menyebabkan misrepresentasi. Merk dagang yang memiliki nama yang sangat spesifik atau nama nama tempat yang tidak diterjemahkan dengan benar bisa mengubah bagaimana merek atau lokasi tersebut dikenali dan dipahami. Kesalahan ini dapat merusak reputasi merek, menyebabkan kebingungan tentang lokasi, atau mempengaruhi cara informasi diterima dan diperlakukan.

 

Baca juga: Apa Bedanya Trimester dan Semester? Ini dia 15 Pasang Kosakata Dalam Bahasa Inggris yang Seringkali Sulit Dibedakan!

 

Lalu, Seperti Apa Contoh Kasus Nyata Kesalahan Penerjemahan yang Mengubah Makna Secara Dramatis?

Kasus “Lost in Translation” 

Salah satu contoh terkenal dari kesalahan kontekstual adalah iklan Pepsi di Taiwan pada tahun 1960-an. Iklan tersebut menggunakan slogan “Come Alive with the Pepsi Generation.” Terjemahan literal dari slogan ini dalam bahasa Mandarin menjadi “Pepsi akan membuat kamu bangkit dari kuburan.” Kesalahan penerjemahan yang mengubah makna ini mengakibatkan reaksi negatif dan kebingungan di pasar, mengabaikan konteks budaya lokal yang sensitif. Pentingnya memahami konteks lokal dan budaya saat menerjemahkan materi pemasaran. Terjemahan harus dilakukan dengan mempertimbangkan norma-norma dan sensitivitas budaya dari audiens target.

Kesalahan idiom pada frasa “Kick the Bucket” 

Idiom adalah tantangan tersendiri dalam penerjemahan. Pada frasa Inggris “Kick the Bucket” yang berarti “meninggal dunia” jika diterjemahkan secara harfiah ke bahasa lain bisa menjadi membingungkan atau lucu tanpa makna yang tepat. Pada tahun 2010, dalam salah satu produk terjemahan otomatis, frasa ini diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang yang berarti “menendang ember” hal itu membuat audiens bingung tentang maksud sebenarnya. Penerjemah harus memahami makna idiom dan ungkapan dalam konteks budaya dan bahasa target, serta mencari padanan yang sesuai daripada menerjemahkan secara literal.

Kesalahan dalam penafsiran budaya: Kampanye IKEA Timur Tengah

Pada tahun 2012, IKEA merilis katalog di Timur Tengah yang menunjukkan gambar keluarga dengan tangan terbuka, tetapi terjemahan iklan dalam bahasa Arab menyebabkan reaksi negatif karena gesture tersebut dianggap tidak pantas dalam konteks budaya setempat. IKEA tidak mempertimbangkan perbedaan budaya dalam desain dan penyampaian pesan iklan mereka. Memahami dan menghormati perbedaan budaya serta norma-norma lokal sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam materi promosi atau iklan. 

Kesalahan Teknis: Manual Pengguna dalam Teknologi

Kesalahan penerjemahan dalam dokumen teknis bisa memiliki konsekuensi serius. Misalnya,manual pengguna untuk perangkat medis yang diterjemahkan secara salah dapat menyebabkan kesalahan penggunaan. Pada tahun 2011, salah satu produsen alat medis mengeluarkan manual dengan terjemahan yang keliru mengenai penggunaan perangkat, mengakibatkan masalah keselamatan dan kesalahan pengguna yang serius. Terjemahan dokumen teknis harus dilakukan oleh penerjemah yang memiliki pengetahuan mendalam tentang istilah teknis dan konteks penggunaan, serta harus dilakukan pemeriksaan ulang secara ketat.

Kesalahan Struktur Kalimat dalam Dokumen Hukum

Dalam dokumen hukum, perubahan dalam struktur kalimat bisa mengubah makna legal secara signifikan. Pada tahun 2009,sebuah dokumen kontrak yang diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Prancis mengalami perubahan struktur yang menyebabkan klausul kontrak menjadi ambigu. Hal ini mengakibatkan sengketa hukum antara pihak-pihak yang terlibat. Kesalahan dalam struktur kalimat dalam dokumen hukum dapat memiliki dampak hukum yang serius. Penerjemahan harus dilakukan dengan perhatian penuh terhadap detail dan makna hukum dari setiap bagian teks.

Kasus Kesalahan Terjemahan Nama Merek Internasional

Nama merek sering kali tidak diterjemahkan untuk menjaga identitas dan pengenalan merek. Namun, kesalahan dalam terjemahan atau transliterasi nama merek dapat menyebabkan masalah. Pada tahun 2000, merek mobil Chevrolet Nova menghadapi kesulitan di pasar Spanyol karena "Nova" dalam bahasa Spanyol berarti "tidak ada," yang menyebabkan konotasi negatif. Nama merek dan terminologi khusus harus dipertahankan atau diterjemahkan dengan cermat, mempertimbangkan makna dan konotasi dalam bahasa target untuk menghindari dampak negatif pada citra merek.

Baca juga: Bahasa Inggris, Benarkah Menjadi Bahasa yang Paling Dikuasai Gen Z?

Bagaimana Cara Menjadi Penerjemah yang Baik dan Profesional?

Menjadi penerjemah yang baik dan profesional memerlukan lebih dari sekedar keterampilan bahasa. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang budaya, keakuratan teknis, dan kemampuan komunikasi yang efektif agar menghindari kesalahan penerjemahan yang mengubah makna. 

Beberapa cara untuk menjadi penerjemah yang baik dan profesional:

Penguasa Bahasa Sumber dan Target

Penerjemah harus memiliki penguasaan yang kuat atas bahasa sumber dan target. Ini mencakup pengetahuan tentang tata bahasa, kosakata, idiom, dan ungkapan dalam kedua bahasa. Terus meningkatkan keterampilan bahasa melalui latihan reguler, membaca berbagai jenis materi dalam kedua bahasa, dan mengikuti kursus lainnya. Berinteraksi dengan penutur asli melalui kegiatan seperti pertukaran bahasa atau grup diskusi untuk memperdalam pemahaman tentang nuansa bahasa.

Pengetahuan Budaya

Bahasa tidak dapat dipisahkan dari budaya. Pengetahuan budaya membantu penerjemah memahami konteks sosial, tradisi, dan norma yang mempengaruhi makna teks. Mempelajari sejarah,budaya, norma-norma sosial dari komunitas bahasa target yang digunakan. Mengunjungi negara bahasa target atau bisa membaca buku, film, atau berita dari negara yang bersangkutan untuk memperluas wawasan budaya. Pengetahuan terhadap budaya ini sangat penting agar menghindari kesalahan penerjemahan yang mengubah makna.

Keterampilan Penelitian

Penerjemah sering kali perlu meneliti istilah teknis atau frasa khusus yang tidak familiar. Keterampilan penelitian yang baik memastikan akurasi terjemahan. Menggunakan kamus online, thesaurus, dan database terminologi khusus. Mencari referensi dari kamus dan buku referensi yang relevan untuk bahasa bidang spesifik.

Patuh Terhadap Etika Profesional

Etika profesional dalam penerjemahan mencakup menjaga kerahasiaan, menghindari konflik kepentingan, dan memberikan terjemahan yang akurat dan jujur. Mematuhi kode etik yang ditetapkan oleh asosiasi penerjemah seperti ATA (American Translators Association) atau AITI (Asosiasi Penerjemah Indonesia). Mengikuti pelatihan atau seminar tentang etika profesional dalam penerjemahan. Selalu menjaga kerahasiaan klien dan dokumen, serta transparansi dalam pekerjaan.

Keterampilan Teknologi

Teknologi memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi penerjemahan. Penerjemah harus terbiasa dengan perangkat lunak dan alat bantu teknologi. Mempelajari cara menggunakan perangkat lunak CAT (Computer-Assisted Translation) seperti SDL Trados atau MemoQ maupun software Google Terjemahan untuk meningkatkan produktivitas dan konsistensi. 

Pengalaman dan Spesialisasi

Pengalaman praktis dan spesialisasi dalam bidang tertentu meningkatkan kualitas terjemahan, terutama dalam dokumen teknis atau spesifik. Mengerjakan proyek terjemahan dalam berbagai bidang untuk mendapatkan pengalaman luas, atau memilih bidang spesifik seperti hukum, medis, atau teknologi dan kembangkan keahlian dalam area tersebut. Mempertimbangkan untuk mendapatkan sertifikasi dalam bidang spesialisasi untuk menambah kredibilitas.

Review dan Revisi

Membuat sesi review dan revisi karena itu  adalah bagian integral dari penerjemahan untuk memastikan kualitas dan akurasi akhir dari teks. Periksa kembali terjemahan Anda, mencari kesalahan atau inkonsistensi. Bekerja sama dengan rekan penerjemah atau editor untuk mendapatkan perspektif tambahan dan umpan balik. Menggunakan daftar periksa untuk memastikan bahwa semua elemen penting dari terjemahan telah ditangani dengan benar.

Ingin belajar bahasa Inggris lebih dalam? Klik di sini.

Menjadi penerjemah yang baik dan profesional adalah krusial karena mempengaruhi kualitas informasi yang disampaikan dan efektivitas komunikasi lintas budaya. Penerjemah yang ahli memastikan akurasi dan relevansi pesan dalam konteks budaya yang tepat, meminimalkan risiko kesalahan yang dapat mengakibatkan konsekuensi serius. Profesionalisme dalam penerjemahan membangun kepercayaan dan reputasi, membuka peluang karir yang lebih baik dan proyek yang lebih besar. Selain itu, penerjemah yang terampil mendukung aksesibilitas informasi dan inklusivitas, berkontribusi pada keadilan dengan memastikan bahwa informasi penting dapat diakses oleh semua orang. Dengan memanfaatkan teknologi dan teknik manajemen waktu yang efektif, mereka meningkatkan efisiensi dan produktivitas, memberikan layanan yang bernilai tinggi dalam komunikasi global. Menerapkan cara-cara tersebut, penerjemah akan terhindar dari kesalahan penerjemahan yang mengubah makna.

Ingin tahu kamus online terpercaya? Klik di sini.

 

Sudah tahu kan pentingnya penerjemah yang baik dan profesional untuk dokumen-dokumen legal Anda?

Mulai sekarang tidak perlu khawatir lagi untuk menerjemahkannya! Percayakan dokumen anda di Translation Transfer!

Contact us:

@translationtransfer

WhatssApp Admin: 0895708733399 

 

0 Comments

Post a comment

Login to Comment