Preloader
img

Perbedaan Will dan Would Serta Contoh Kalimat dan Artinya

penulis : zenith garda

Dalam mempelajari Bahasa Inggris, kita sering menemui dua kata bantu yang tampaknya mirip tapi sebenarnya memiliki fungsi dan penggunaan yang berbeda, yaitu “will” dan “would”. Kedua kata ini termasuk dalam kategori modal verbs dan digunakan untuk membantu kata kerja utama dalam membentuk makna kalimat. Namun, penggunaan yang tepat antara will dan would dapat memengaruhi arti keseluruhan dari kalimat tersebut.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai perbedaan will dan would serta contoh kalimat dan artinya, agar kamu bisa memahami dan menggunakannya dengan benar. Penjelasan ini sangat berguna baik untuk keperluan percakapan sehari-hari, penulisan akademik, hingga persiapan tes bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS.

Baca juga: Transitional Phrases: Pengertian, Fungsi dan Contoh Penggunaannya

 


 

Apa Itu Will?

Will merupakan modal verb yang sering digunakan untuk menunjukkan suatu tindakan atau kejadian yang akan terjadi di masa depan. Kata ini menyatakan niat, janji, keputusan yang dibuat saat berbicara, serta prediksi. Karena maknanya berkaitan erat dengan masa depan, will sangat erat kaitannya dengan future tense.

Contoh penggunaan will:

  • I will visit my grandmother this weekend.
    (Saya akan mengunjungi nenek saya akhir pekan ini.)

  • They will arrive at 5 PM.
    (Mereka akan tiba pukul 5 sore.)

  • She will call you later.
    (Dia akan meneleponmu nanti.)

Dalam semua contoh di atas, will digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan akan terjadi setelah waktu sekarang. Tidak ada kondisi tambahan yang mempengaruhi hasil dari tindakan tersebut. Ini mencerminkan kepastian atau niat yang jelas.

Baca juga: Perbedaan Suffix dan Prefix Lengkap dengan Contoh

 


 

Apa Itu Would?

Sementara itu, would adalah bentuk lampau dari will. Tapi dalam banyak kasus, would tidak selalu merujuk pada masa lalu secara langsung. Modal ini digunakan dalam berbagai konteks, seperti untuk menyatakan suatu imajinasi, permintaan yang lebih sopan, pengandaian, atau menyampaikan hal yang tidak nyata.

Contoh penggunaan would:

  • I would travel around the world if I had enough money.
    (Saya akan berkeliling dunia jika saya punya cukup uang.)

  • Would you like a cup of tea?
    (Apakah kamu ingin secangkir teh?)

  • He said he would help us tomorrow.
    (Dia bilang dia akan membantu kita besok.)

Dari contoh-contoh tersebut, bisa dilihat bahwa would dapat menunjukkan tindakan yang bergantung pada syarat tertentu, permintaan yang lebih sopan, atau ucapan tidak langsung (reported speech).

Baca juga: Part of Speech Bahasa Inggris: Definisi, Jenis, & Contohnya

 


 

Perbedaan Will dan Would Serta Contoh Kalimat dan Artinya

1. Perbedaan Berdasarkan Waktu

Salah satu perbedaan paling mendasar antara will dan would terletak pada waktu penggunaannya. Will digunakan untuk menyatakan tindakan di masa depan, sedangkan would adalah bentuk lampau dari will dan sering digunakan dalam situasi yang berkaitan dengan masa lalu, pengandaian, atau kemungkinan.

Contoh kalimat:

  • I will go to the concert tomorrow.
    (Saya akan pergi ke konser besok.)

  • She said she would go to the concert.
    (Dia bilang dia akan pergi ke konser.)

Penjelasan: Kalimat pertama menggunakan will karena sedang membicarakan rencana masa depan secara langsung. Sedangkan kalimat kedua menggunakan would karena merupakan ucapan tidak langsung yang terjadi di masa lalu.

 


 

2. Perbedaan dalam Tingkat Kepastian

Will biasanya digunakan ketika kita yakin sesuatu akan terjadi. Sementara itu, would sering digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bersifat kemungkinan atau hipotesis.

Contoh:

  • I will pass the exam.
    (Saya akan lulus ujian.) – Menunjukkan keyakinan tinggi.

  • I would pass the exam if I studied harder.
    (Saya akan lulus ujian jika saya belajar lebih giat.) – Menunjukkan syarat tertentu.

Dengan demikian, will lebih pasti, sedangkan would lebih bersyarat atau bergantung pada kondisi tertentu.

 


 

3. Perbedaan dalam Kalimat Permintaan

Dalam komunikasi sehari-hari, kata would digunakan untuk membuat permintaan terdengar lebih sopan. Walaupun will juga bisa digunakan untuk bertanya atau meminta sesuatu, would menunjukkan etika dan kesopanan yang lebih tinggi.

Contoh:

  • Will you help me move the table?
    (Maukah kamu membantuku memindahkan meja?)

  • Would you mind helping me move the table?
    (Apakah kamu keberatan membantuku memindahkan meja?)

Penggunaan would dalam konteks ini memberikan nuansa yang lebih halus dan formal.

 


 

4. Perbedaan dalam Kalimat Pengandaian (Conditional Sentences)

Dalam kalimat pengandaian, would adalah modal utama yang digunakan, terutama dalam pengandaian tipe 2 dan tipe 3.

Conditional type 2 (imajinasi saat ini):

  • If I had more time, I would read more books.
    (Jika saya punya lebih banyak waktu, saya akan membaca lebih banyak buku.)

Conditional type 3 (pengandaian masa lalu):

  • If she had left earlier, she would have caught the bus.
    (Jika dia berangkat lebih awal, dia pasti sudah naik bus.)

Sedangkan will biasa digunakan dalam conditional type 1, yang merujuk pada situasi nyata dan kemungkinan terjadi.

  • If you study hard, you will pass the exam.
    (Jika kamu belajar giat, kamu akan lulus ujian.)

 


 

5. Keputusan Spontan vs Imajinasi

Salah satu ciri khas dari will adalah digunakan untuk menyatakan keputusan yang dibuat secara spontan atau seketika.

Contoh:

  • The phone is ringing. I will answer it.
    (Teleponnya berdering. Saya akan menjawabnya.)

Sedangkan would lebih sering digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bersifat imajinatif atau sebagai hasil dari pertimbangan.

  • I would buy that car if I had enough money.
    (Saya akan membeli mobil itu jika saya punya cukup uang.)

Dengan demikian, will menunjukkan niat langsung, sedangkan would menunjukkan pilihan dalam kondisi tertentu.

Baca juga: Mengenal Imperative Sentence dan Contohnya

 


 

Mengapa Memahami Perbedaan Ini Penting?

Mempelajari perbedaan will dan would serta contoh kalimat dan artinya bukan hanya penting untuk lulus ujian Bahasa Inggris, tetapi juga untuk memastikan komunikasi kamu dalam Bahasa Inggris menjadi jelas, tepat, dan sopan. Dalam dunia profesional, pemahaman ini membantu kamu menyampaikan maksud dengan cara yang tepat sesuai dengan konteks dan audiens.

Kesalahan dalam menggunakan will dan would bisa menyebabkan kesalahpahaman. Misalnya, mengatakan “I will help you if I had time” tidak masuk akal secara gramatikal dan bisa membingungkan lawan bicara. Kalimat yang benar adalah: “I would help you if I had time.”

Baca juga: Prepositional Phrase: Arti dan Penggunaanya dalam Kalimat

 


Belajar Modal Verbs dan Grammar Lainnya di Transfer Akademi!

Masih bingung kapan harus menggunakan will dan kapan harus menggunakan would? Tenang, kamu tidak sendiri! Banyak pelajar dan profesional yang awalnya kesulitan membedakan keduanya, tapi setelah mengikuti program belajar di Transfer Akademi, mereka mampu menggunakan grammar dengan percaya diri.

Transfer Akademi adalah platform belajar Bahasa Inggris yang sudah membantu ribuan pelajar di seluruh Indonesia untuk menguasai grammar, speaking, listening, dan writing dengan metode yang menyenangkan dan efektif. Di sini, kamu akan belajar langsung dengan tutor yang sabar, profesional, dan berpengalaman.

Kamu akan mendapatkan:

  • Penjelasan grammar lengkap seperti modal verbs termasuk will dan would.

  • Latihan soal dan pembahasan setiap sesi.

  • Tips praktis untuk speaking dan writing.

  • Kelas privat maupun grup sesuai kebutuhan.

  • Sertifikat resmi di akhir program.

Transfer Akademi cocok untuk:
✅ Siswa SMA dan mahasiswa
✅ Profesional yang ingin meningkatkan skill bahasa Inggris
✅ Pelamar beasiswa luar negeri
✅ Peserta ujian TOEFL dan IELTS

 


 

Hubungi Kami Sekarang Juga!

Jangan biarkan kebingungan tentang grammar menghambat kemajuanmu! Yuk belajar bareng Transfer Akademi dan kuasai perbedaan will dan would serta contoh kalimat dan artinya dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Kamu bisa langsung menghubungi kami di:

📞 WhatsApp:0821-3237-2628
📧 Email: contact.transferakademi@gmail.com
📱 Instagram: @transferakademi

Follow juga Instagram kami untuk update kelas, tips belajar Bahasa Inggris, dan info promo menarik!

 

0 Comments

Post a comment

Login to Comment