Simple Present Tense | Menelaah Deifinisi, Rumus, dan Contoh untuk Pemula
Penulis: Louis Priscilla
Simple Present Tense | Menelaah Deifinisi, Rumus, dan Contoh untuk Pemula – Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak dipelajari setelah bahasa Mandarin. Hal ini membuat bahasa Inggris menjadi bahasa yang kuat dan hampir seluruh dunia akan menggunakan bahasa Inggris jika pergi ke luar negeri.
Mungkin beberapa dari kamu mengetahui bahwa aturan dalam bahasa Inggris berbeda dengan bahasa Indonesia, salah satunya adalah grammar atau tata bahasa. Dalam bahasa Indonesia, kamu tidak akan menemui tenses seperti di bahasa Inggris, jadi jika kamu ingin belajar bahasa Inggris, kamu perlu memperhatikan aturan-aturan ini agar skor TOEFL, IELTS, tes untuk beasiswa dan tes CPNS kamu bisa tinggi. Dalam bahasa Inggris, terdapat setidaknya 5 tenses dasar yang harus kamu ketahui yaitu, Simple Present, Past tense, Present Continuous, Present Perfect, dan Present Future. Ke-5 tenses ini memiliki peran dan fungsi masing-masing.
Nah, sesuai dengan judul artikel, kita kali ini akan membahas tenses paling sederhana, yaitu, Simple Present. Penasaran apa itu Simple Present? Yuk, Simak artikel ini untuk menelaah definis, rumus, dan contoh-contoh yang bisa kamu pelajari.
Baca juga: Part of Speech | 8 Jenis, Penjelasan, dan Contohnya
Definisi Simple Present
Simple Present merrupakan salah satu tenses yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Tenses ini digunakan untuk menyatakan kejadian sekarang, teratur, rutin, kebiasaan sehari-hari, dan fakta.
Penggunaan tenses ini sangat penting dalam memahami bahasa Inggris dasar karena memang Simple Present ini adalah fondasi utama dalam membentuk kalimat-kalimat yang sederhana.
Dalam bahasa Indonesia, kamu tidak akan menemui tenses seperti di bahasa Inggris, jadi jika kamu ingin belajar bahasa Inggris, kamu perlu memperhatikan aturan-aturan ini agar skot TOEFL, IELTS, dan speaking kamu semakin lancar.
Fungsi Simple Presnt
tenses ini bisa biasanya digunakan dalam konteks kehidupan kamu sehari-hari, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan. Berikut ini adalah fungsi utama dari Simple Present:
-
Menyatakan Fakta atau Kebenaran Umum (General Truth)
Kamu bisa memperhatikan dalam film, lagu, atau drama berbahasa Inggris, orang lokal akan menggunakan simple present dalam menyatakan sebuah fakta umum yang telah diketahui banyak orang.
Contohnya:
The Sun rises from the east (matahari terbit dari timur)
The Earth orbits the Sun (bumi mengorbit matahari)
-
Menyampaikan Kebiasaan dan Rutinitas (Habits)
Simple Present biasanya digunakan untuk mengatakan hal yang menjadi aktivitas kamu sehari-hari atau habits. Kebiasaan ini berarti kamu melakukan aktivitas kamu secara terus-menerus secara konsisten.
Misalnya:
My dad exercises every weekend (ayahku olahraga setiap akhir pekan)
She wakes up at 6 a.m every day (Dia bangun pukul 6 pagi setiap hari)
-
Menyatakan Instruksi atau Panduan (instruction)
Bentuk simple present juga berfungsi untuk memberikan sebuah petunjuk atau instruksi. Kamu biasanya menemukannya di rambu lalu lintas, procedure text, dan lain lain.
Contoh:
Boil the water for 5 minutes! (Rebus air selama 5 menit)
Add 2 teaspoon of sugar to the cup (Tambahkan 2 sendok teh gula ke cangkir)
-
Menunjukkan Jadwal atau Rencana Tetap (Fixed Schedule)
Tense ini bisa berfungsi untuk menggambarkan jadwal yang pasti atau acara yang sudah direncanakan. Fixed schedule ini berbeda dengan habits. Jika habits adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan secara rutin tetapi belum tentu hal tersebut sudah terjadwal secara pasti. Sedangkan fixed schedule ini sudah terjadwal atau direncanakan tetapi tidak dilakukan berulang-ulang.
Contohnya:
the train leaves at 7 pm (Kereta berangkat pukul 7 malam)
The party starts at 9 am (pestanya mulai pukul 9 pagi
Rumus Simple Present
Seperti dengan namanya, tenses ini memiliki pola yang sederrhana. Kamu hanya menemukan perbedaan penggunaan verb (kata kerja) pada subjek orang ketiga tunggal (he, she, it) dan subjek lainnya (I, you, we, they). Berikut ini adalah rumus atau pola dasar dalam membentuk kalimat positif, negatif, dan interogatif.
-
Kalimat Positif (positive sentence)
Jika subjek yang digunakan adalah subjek jamak atau selain orang ketiga tunggal, rumusnya adalah:
Subjek + Verb 1 (kata kerja dasar) + (Objek) ---- opsional
Contohnya:
We study English (Kita belajar bahasa Inggris)
I play soccer every Sunday (Saya bermain sepak bola setiap hari Minggu)
Sedangkan jika subjek yang digunakan adalah subjek orang ketiga dan tunggal, kamu bisa menggunakan rumus:
Subjek + Verb 1 + s/es + (Objek)
Contoh:
she likes orange juice (Dia suka jus jeruk)
He watches TV every morning (dia menonton TV setiap pagi)
-
Kalimat Negatif (negative sentence)
Dalam membuat kalimat negatif, kamu cukup menambah do not untuk subjek (I, you, we, they) dan does not untuk subjek (she, he, it)
Rumusnya:
Subjek + do/does + not + verb 1
contoh:
I do not drink your coffee (Saya tidak minum kopimu)
She does not your cousin (Dia bukan sepupumu)
-
Kalimat Tanya (interrogative sentence)
Dalam kalimat tanya, kamu cukup memindahkan do atau does ke depan kalimat.
Rumusnya:
Do/does + subjek + verb 1 + (objek)?
Contoh:
Do you want a cup of coffee? (Apakah kamu ingin secangkir kopi?)
Does she go to the school? (Apakah dia pergi ke sekolah?)
Penggunaan Simple Present untuk Pemula
Agar kamu bisa memahami dengan benar tentang simple present, beriku ini adalah beberapa penggunaan simpel present dalam situasi sehari-hari yang bisa kamu praktikkan.
-
Rutinitas Sehari-hari
Kamu bisa mengambil kegiatan yang telah menjadi kebiasaan kamu dan mengubahnya dalam bahasa Inggris menggunakan simple present.
contohnya: I wake up at 6 a.m every day(Saya bangun pukul 6 pagi setiap hari)
-
Hobi dan Minat
Gunakan simple present jika kamu ingin menyatakan hobi atau kesukaan.
Contohnya: He plays the piano in his free time (Dia bermain piano di waktu senggangnya)
-
Memberi Instruksi
Jika kamu ingin membuat teks prosedur atau memberi instruksi kepada orang, simple present adalah tenses yang harus kamu gunakan.
Contohnya: turn on the stove (nyalakan kompor)
Simak juga: Passive Voice | Tips Menulis Essay Menggunakan Passive Voice dalam Penulisan Formal
Kesalahan Umum dalam Simple Present
Bagi pemula, ada beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menggunakan simple present:
-
Lupa Menambahkan “s” pada Subjek Orang Ketiga Tunggal
Pada subjek he, she, dan it, sering terjadi kesalahan tidak menambahkan “s” atau “es” pada kata kerja. Misalnya: -
Salah: "She walk to school every day."
-
Benar: "She walks to school every day."
-
Menggunakan Bentuk Kata Kerja yang Salah dalam Kalimat Negatif
Dalam kalimat negatif, kata kerja tetap dalam bentuk dasar (tanpa “s” atau “es”), bahkan untuk subjek orang ketiga tunggal. -
Salah: He doesn’t likes coffee.
-
Benar: He doesn’t like coffee.
-
Menggunakan Simple Present untuk Peristiwa yang Sedang Terjadi Saat Ini
Simple present tidak digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sedang terjadi saat ini (sekarang). Untuk peristiwa yang sedang berlangsung, gunakan present continuous tense. Misalnya: -
Salah: I am eating dinner now.
-
Benar: I eat dinner at 7 p.m. every day
Ingin Dapat Skore TOEFL Tinggi?
Temukan pemahaman mendalam tentang Simple Present dan mulailah memperkuat dasar grammar Anda! Artikel ini sangat cocok untuk Anda yang ingin menguasai bahasa Inggris, terutama dalam persiapan menghadapi TOEFL. Bergabunglah bersama Transfer Akademi dan ikuti program TOEFL Preparation yang menghadirkan 20 kali pertemuan online, 2 kali simulasi TOEFL, rekaman kelas, dan e-modul eksklusif – semua hanya dengan harga promo dari Rp850.000 menjadi Rp250.000.
Siapkan diri Anda menuju skor TOEFL yang lebih tinggi!
Baca Selanjutnya: Beasiswa Chevening | Siap Memperjuangkan Mimpi Kamu? Ini Dia Persyaratan dan Tips Lolosnya!


0 Comments